Media Partner

Media Partner

Tampilkan postingan dengan label artikel islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel islami. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Juli 2014

Artikel Islami : "Untuk Saudaraku di Indonesia"

Tidak ada komentar
Assalamualaikum Wr. Wb

Saya tidak tahu, mengapa saya harus menulis dan mengirim surat ini untuk kalian di Indonesia,, Namun, jika kalian tetap bertanya kepadaku,kenapa?? Mungkin satu-satunya jawaban yang saya miliki Adalah karena Negeri kalian berpenduduk muslim Terbanyak di punggung bumi ini,,,,bukan demikian saudaraku??? Disaat saya menunaikan ibadah haji beberapa tahun silam, ketika pulang dari melempar jumrah, saya sempat berkenalan dengan salah seorang aktivis da'wah dari Jama'ah haji asal Indonesia, dia mengatakan kepadaku, setiap tahun musim haji ada sekitar 205 ribu jama'ah haji berasal dari Indonesia datang ke Baitullah ini?!!!?. Wah,,,,sungguh jumlah angka yang sangat fantastis & membuat saya berdecak kagum, Lalu saya mengatakan kepadanya, saudaraku,,,,jika jumlah jama'ah Haji asal GAZA sejak tahun 1987 Sampai sekarang di gabung,,itu belum bisa menyamai jumlah jama'ah haji Dari negeri kalian dalam satu musim haji saja. Padahal jarak tempat kami ke Baitullah lebih dekat di banding kalian yah? Wah?.wah?pasti uang kalian sangat banyak yah, apalagi menurut sahabatku itu ada 5 % dari rombongan tersebut yang menunaikan ibadah haji untuk yang kedua kalinya,,,Subhanallah.


Wahai saudaraku di Indonesia,
Pernah saya berkhayal dalam hati,,kenapa saya & kami yang ada di GAZA ini, tidak dilahirkan di negeri kalian saja. Wah?.pasti sangat indah dan mengagumkan yah. Negeri kalian aman, kaya dan subur, setidaknya itu yang saya ketahui Tentang negeri kalian. Pasti para ibu-ibu disana amat mudah Menyusui bayi-bayinya, susu formula bayi pasti dengan mudah kalian dapatkan di toko-toko & para wanita hamil kalian mungkin dengan mudah bersalin di rumah sakit yang mereka inginkan. Ini yang membuatku iri kepadamu saudaraku Tidak seperti di negeri kami ini, saudaraku, anak-anak bayi kami lahir di tenda-tenda pengungsian. Bahkan tidak jarang tentara Israel menahan mobil ambulance yang akan mengantarkan istri kami Melahirkan di rumah sakit yang lebih lengkap alatnya di daerah Rafah, Sehingga istri-istri kami terpaksa melahirkan diatas mobil,,,,yah diatas mobil saudaraku!! Susu formula bayi adalah barang yang langka di GAZA sejak kami di blokade 2 tahun lalu, Namun isteri kami tetap menyusui bayi-bayinya dan menyapihnya hingga dua tahun lamanya Walau, terkadang untuk memperlancar ASI mereka, isteri kami rela minum air rendaman gandum. Namun,,,mengapa di negeri kalian , katanya tidak sedikit kasus pembuangan bayi yang tidak jelas siapa ayah & ibunya , terkadang ditemukan mati di parit-parit, di selokan-selokan dan di tempat sampah,,,,itu yang kami dapat dari informasi televisi.

Dan yang membuat saya terkejut dan merinding,,, ,, ternyata negeri kalian adalah negeri yang tertinggi kasus Abortusnya untuk wilayah ASIA,,,,Astaghfirullah. Ada apa dengan kalian..??? Apakah karena di negeri kalian tidak ada konflik bersenjata seperti kami disini, sehingga orang bisa melakukan hal hina tersebut?.!! !, sepertinya kalian belum menghargai arti sebuah nyawa bagi kami di sini. Memang hampir setiap hari di GAZA sejak penyerangan Israel, kami menyaksikan bayi-bayi kami mati, Namun, bukanlah diselokan-selokan,,,,atau got-got apalagi ditempat sampah?saudaraku! !!, Mereka mati syahid,,,saudaraku! mati syahid karena serangan roket tentara Israel !!!

Kami temukan mereka tak bernyawa lagi dipangkuan ibunya ,di bawah puing-puing bangunan rumah kami yang hancur oleh serangan roket tentara Zionis Israel, Saudaraku,,, ,bagi kami nilai seorang bayi adalah Aset perjuangan perlawanan kami terhadap penjajah Yahudi. Mereka adalah mata rantai yang akan menyambung perjuangan kami memerdekakan Negeri ini. Perlu kalian ketahui,,,sejak serangan Israel tanggal 27 desember (2009) kemarin, Saudara-saudara kami yang syahid sampai 1400 orang, 600 diantaranya adalah anak-anak kami Namun,,,,sejak penyerangan itu pula sampai hari ini, kami menyambut lahirnya 3000 bayi baru Dijalur Gaza, dan Subhanallah kebanyakan mereka adalah anak laki-laki dan banyak yang kembar,,,Allahu Akbar!!!


Wahai saudaraku di Indonesia,
Negeri kalian subur dan makmur, tanaman apa saja yang kalian tanam akan tumbuh dan berbuah, Namun kenapa di negeri kalian masih ada bayi yang kekurangan gizi ,menderita busung lapar,,,, Apa karena kalian sulit mencari rezki disana..? apa negeri kalian sedang di blokade juga..? Perlu kalian ketahui,,,saudaraku , tidak ada satupun bayi di Gaza yang menderita kekurangan gizi apalagi sampai mati kelaparan,,, walau sudah lama kami diblokade. Kalian terlalu manja?!? Saya adalah pegawai Tata usaha di kantor pemerintahan Hamas Sudah 7 bulan ini, gaji bulanan belum saya terima, tapi Allah SWT yang akan mencukupkan rezki untuk kami. Perlu kalian ketahui pula, bulan ini saja ada sekitar 300 pasang pemuda Baru saja melangsungkan pernikahan,, ,yah,,,mereka menikah di sela-sela serangan agresi Israel, Mereka mengucapkan akad nikah,,,,diantara bunyi letupan bom dan peluru saudaraku. Dan Perdana menteri kami, yaitu ust Isma?il Haniya memberikan santunan awal pernikahan Bagi semua keluarga baru tersebut.


Wahai Saudaraku di Indonesia,
Terkadang saya pun iri, seandainya saya bisa merasakan pengajian atau halaqoh pembinaan Di Negeri antum, seperti yang diceritakan teman saya tersebut,,,, Program pengajian kalian pasti bagus bukan, banyak kitab mungkin yang telah kalian baca, dan Buku-buku pasti kalian telah lahap,,,kalian pun sangat bersemangat bukan, itu karna kalian punya waktu.Kami tidak memiliki waktu yang banyak disini wahai saudaraku. Satu jam,,,yah satu jam itu adalah waktu yang dipatok untuk kami disini untuk halaqoh Setelah itu kami harus terjun langsung ke lapanagn jihad, sesuai dengan tugas yang Telah diberikan kepada kami. Kami di sini sangat menanti-nantikan hari halaqoh tersebut Walau Cuma satu jam saudaraku,,, ,Tentu kalian lebih bersyukur, kalian lebih punya waktu untuk menegakkan rukun-rukun halaqoh, Seperti ta'aruf, tafahum dan takaful di sana. Hafalan antum pasti lebih banyak dari kami,,, Semua pegawai dan pejuang Hamas di sini wajib menghapal surat al anfaal sebagai nyanyian perang kami, saya menghapal di sela-sela waktu istirahat perang ,,, bagaimana Dengan kalian?? Akhir desember kemarin, saya menghadiri acara wisuda penamatan hafalan 30 juz anakku yang pertama, ia diantara 1000 anak yang tahun ini menghapal al qur?an, umurnya baru 10 tahun , Saya yakin anak-anak kalian jauh lebih cepat menghapal al quran ketimbang anak-anak kami disini, di Gaza tidak ada SDIT seperti di tempat kalian, yang menyebar seperti jamur sekarang. Mereka belajar di antara puing-puing reruntuhan gedung yang hancur, yang tanahnya sudah Diratakan, diatasnya diberi beberapa helai daun pohon kurma,,,, yah di tempat itulah mereka belajar Saudaraku,, bunyi suara setoran hafalan al quran mereka bergemuruh diantara bunyi-bunyi senapan tentara Israel? Ayat-ayat Jihad paling cepat mereka hafal,,,karena memang didepan mereka tafsirnya. Langsung Mereka rasakan.


Wahai Saudaraku di Indonesia,
Oh, iya, kami harus berterima kasih kepada kalian semua, melihat aksi solidaritas yang kalian perlihatkan kepada masyarakat dunia, kami menyaksikan demo-demo kalian disini. Subhanallah, ,,,,kami sangat terhibur, karena kalian juga merasakan apa yang kami rasakan disini. Memang banyak masyarakat dunia yang menangisi kami di sini, termasuk kalian di Indonesia. Namun,,,bukan tangisan kalian yang kami butuhkan saudaraku Biarlah butiran air matamu adalah catatan bukti nanti di akhirat yang dicatat Allah sebagai Bukti ukhuwah kalian kepada kami. Doa-doa kalian dan dana kalian telah kami rasakan manfaatnya. Oh,,,iya hari semakin larut, sebentar lagi adalah giliran saya Untuk menjaga kantor, tugasku untuk menunggu jika ada telepon dan fax yang masuk Insya Allah, nanti saya ingin sambung dengan surat yang lain lagi Salam untuk semua pejuang-pejuang islam di Indonesia."

kita seharusnya bersyukur...mereka jauh lebih susah dari kita disana..


save palestina!!
Sumber: Saudara2 kita di Facebook.
Azis Setiawan, You, Jun Junariah, -Nur Kholifah Whae-, Nurdiyana Munir, Rara Jannah, Kartika Deviani, Aning Liorysa, Rani Andriani, Sri Aprimawati, Ria Sianturi, Dewi Alsi, Dessi Zainurti and Adien Satria, dan masih banyak lagi yang belum bisa ditulis disini. (Re)

Jumat, 03 Januari 2014

Artikel Islami : Mentauladani Kisah Muhammad Al-Fatih

Tidak ada komentar


Assalamu’alaykum akhi dan ukhti . . .

Pada kesempatan kali ini, admin akan mengulas ketauladanan Muhammad Al-Fatih

·          

"Pasti, akan ditaklukan Konstantinopel dan sebaik-baiknya pemimpin adalah pemimpinnya dan sebaik-baiknya pasukan adalah pasukannya" (HR. Ahmad)


Mehmed II bin Murad  atau yang biasa dipanggil Muhammad Al-Fatih adalah seorang heroik muslim yang mempercayai bisyarah Rasulullah SAW diatas. Beliau dididik untuk menjadi penakluk konstantinopel. Bukan hanya secara fisik, namun secara mental pun ditempa untuk menjadi penakluk konstantinopel.

·         Sultah Mehmed II dididik ayahnya Murad II bin Beyazid untuk menguasai berbagai disiplin ilmu yang dibantu oleh dua ulama yaitu Syeikh Ahmad Alkurani dan Syeikh Aaq Syamsuddin. Syeikh Ahmad Alkurani adalah ulama yang mengajarkan Sultan Mehmed membaca dan menghafal Al-Qur’an sehingga beliau dapat menghafal Al-Qur’an saat umurnya masih 8 tahun (subhanallah). Sedangkan Syeikh Aaq Syamsuddin adalah ulama yang mengajarkan disiplin ilmu yang lain.


·         Tidak dapat dipungkiri bahwa Syeikh Aaq Syamsuddin adalah seseorang yang cukup berpengaruh dalam pembentukan kararakter ksatria dalam diri Sultan Mehmed II. Hampir sebagian besar waktu Mehmed dihabiskan dengan Syeikh Aaq syamsuddin. Transfer ilmu dan kepribadian terjadi dimanapun, baik di madrasah, di masjid ataupun saat melaksanakan solat tahajjud bersama-sama.

·         Selain mempelajari dan menghafal Al-Qur’an, Sultan Mehmed II juga mempelajari berbagai disiplin ilmu seperti matematika, fisika, astronomi, seni perang praktis, militer, dll.


·         Nabi Muhammad SAW telah sukses menyatukan suku Arab di Jazirah yang terpecah belah, Nabi memotivasi mereka dengan ayat Allah, mendisiplinkan mereka dengan shalat berjam’ah dan menempa jiwa mereka dengan tahajjud serta mengikat mereka dengan ikatan aqidah yang satu, lalu mentaransformasikan mereka menjadi satu kelompok terorganisir yang memiliki kekuatan hebat dan visi yang besar. Hal inilah yang juga dicontoh Sultan Mehmed II dalam membangun pasukannya.

·         Kesadaran beliau bahwa kemenagan yang diraih adalah semata-mata karena Allah SWT

·         Kesadaran beliau akan kemenangan yang diraih bukan hanya dengan banyaknya pasukan dan dahsyatnya strategi. Ketaatan kepada Allah-lah Sang Pemberi Kemenangan yang menjadi kunci.


Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata, supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus, dan supaya Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak).( Al-Fath : 1-3 )


·         See beyond the eyes can see. Sikap inilah yang paling menonjol dalam diri Sultan Mehmed II. Melihat apa yang  tidak terlihat. Kepercayaannya terhadap bisyarah Rasulullah. Percaya akan balasan yang dijanjikan Allah SWT.


·         Bahasa dan sastra. Sultan Mehmed II menguasai banyak bahasa seperti Turki, Persia, Arab, Yunani, Latin, Serbia, Hebrew, dan Prancis. Dengan menguasai bahasanya, Sultan Mehmed II dapat mendapatkan informasi kota-kota yang ingin ia taklukan. Dengan bahasa dan sastra, Sultan dapat dengan baik menyampaikan ide dan mentransfer semangat jihad dalam dirinya. (So, language is most important for Muslim to spread Islam) maaf ya kalau ngawur ._.V

Dan Imam Ali mengingatkan agar selalu menggunakan bahasa yang dapat dimengerti
“Berbicaralah kepada manusia dengan apa-apa yang mereka pahami, apakah kau suka Allah dan Rasul-Nya didustakan?”

·         To do whatever it  takes. Banyak muslim di dunia ini yang kalah sebelum berperang, mereka belum mampu menunjukkan kemampuan yang maksimal yang mereka miliki. Bahkan sejak awal mereka meragukan pencapaian yang diinginkannya. Namun, tidak bagi Sultan Mehmed, sejak awal ia sudah menunjukkan bahwa ia adalah seorang  pemberani karena agama Allah dan hal itu ditunjukkan melalui perbuatan dan kata-kata dalam setiap kesempatan.

·         Penaklukan ini bukan masalah bisa dan tidak bisa namun mau atau tidak mau. Hal inilah yang diajarkan Sultan Mehmed II dalam kisahnya.

·         Sholat. Salah satu rahasia kemenangan Sultan Mehmed II dalam upaya mewujudkan bisyarah Rasulullah SAW adalah kualitas amal saleh dalam melaksanakan shalat.

“Kalau seandainya ada pemimpin Muslim yang tidak pernah masbuq dalam shalatnya, dialah Sultan Muhammad Al-Fatih”
(Syaikh Syamsuddin – Guru Fatih Sultan Mehmed)

Sejak baligh Sultan Mehmed II dikenal sebagai seseorang yang selalu menjaga shalatnya. Bukan hanya shalat lima waktu, tahajjud dan rawatib pun tidak pernah ia tinggalkan. Bahkan pada saat sakit pun beliau menyempatkan diri bangun pada sepertiga malam terakhirnya untuk bersimpuh sujud di hadapan Rabb-nya.

Para ulama mu’tabar merumuskan dari beberapa hadist Rasul yang menjelaskan kedudukan shalat dapat disimpulkan:
1.       Shalat merupakan mi’rajul mukminin
2.       Shalat sebagai tiang agama
3.       Shalat sebagai amal ibadah yang membedakan antara umat Islam dan orang kafir
4.       Shalat merupakan ibadah yang pertama dihisab
Apabila umat Islam telah menegakkan shalat secara sempurna, khusyu dalam shalatnya dan ikhlas dalam pengamalannya maka akan memberikan dampak positif terhadap suasana batin, kejiwaan, atau psikologis yang tentram.

Itulah sepenggal ketauladanan yang dapat kita ambil dari sang penakluk Konstantinopel. Namun kita tidak boleh lupa bahwa Rasulullah-lah sebenar-benarnya tauladan. Sultan Mehmed II hanya perwujudan manusia yang menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai suri tauladan baginya.

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah (QS. Al-Ahzab : 21)

Tulisan ini pun tidak bermaksud menggurui. Admin pun bukan seseorang yang sudah seperti tulisan yang admin tulis. Hal ini dimaksudkan hanya untuk dijadikan sebagai motivasi bagi kita bersama. Mohon maaf bila ada kata-kata yang tidak berkenan.
Semoga bermanfaat :D

Wallahu’alam..


Wassalamu’alaikum..

Rabu, 01 Januari 2014

Artikel Islami : 40 Pesan Nabi Muhammad SAW

3 komentar
Assalamu'alaikum akhi & ukhti :)
Hari ini admin membaca hadist yang luarbiasa nih, coba kita simak dan renungkan bersama yuk...

Diriwayatkan dari Mujahid, dari Salman r.a., dari Rasulullah SAW, beliau bersabda:
"Siapa yang memelihara 40 hadits untuk disampaikan kepada umatku, ia akan masuk surga dan digiring bersama para nabi dan para ulama pada hari kiamat nanti."

Kami bertanya, "Apakah 40 hadits itu?"

Beliau menjawab:
"1. Hendaklah kita mengimani Allah, hari kiamat, malaikat, kitab, nabi, dan kebangkitan kembali setelah mati (Rukun Iman);
2. Hendaklah kalian bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang wajib disembah selain Allah, dan bahwasannya Muhammad itu adalah utusan Allah. Hendaklah kita mendirikan sholat dengan melebihkan batas yang harus dibasahi dalam wudhu, tepat waktu, dan menyempurnakan rukuk dan sujudnya. Hendaklah kita menunaikan zakat kepada orang yang berhak menerimanya. Hendaklah kita berpuasa pada bulan Ramadhan. Hendaklah kita menunaikan ibadah haji jika mampu (Rukun Islam);
3. Hendaklah kita menunaikan sholat sunah (tahajud) 12 raka'at;
4. Janganlah tinggalkan 3 raka'at sholat witir;
5. Janganlah menyekutukan Allah;
6. Janganlah durhaka kepada kedua orangtua;
7. Janganlah memakan harta anak yatim;
8. Janganlah memakan harta riba;
9. Janganlah meminum arak;
10. Janganlah bersumpah kepada Allah SWT secara dusta;
11. Janganlah memberikan kesaksian palsu, baik untuk orang yang dekat maupun jauh darimu;
12. Jangan melakukan sesuatu atas dasar hawa nafsu;
13. Jangan manggunjing orang lain;
14. Jangan mencela salah satu bagian tubuh orang lain;
15. Jangan menuduh zina kepada orang yang baik-baik;
16. Jangan riya sehingga amalmu akan sirna;
17. Jangan bergaul dan bermain dengan tukang judi;
18. Jangan katakan sesuatu kepada orang dengan tujuan menunjukkan cacatnya;
19. Janganlah mengolok-olok orang lain;
20. Bersabarlah ketika menghadapi musibah;
21. Janganlah merasa aman dari siksaan Allah;
22. Jangan mengadu domba;
23. Bersyukurlah atas semua nikmat Allah;
24. Jangan putus asa dari nikmat Allah;


25. Ketahuilah, musibah yang menimpamu tidak dimaksudkan untuk menyalahkanmu, dan kesalahan yang menimpamu bukan bertujuan untuk memberimu musibah;
26. Jangan mendahulukan keridhoan makhluk daripada keridhoan Allah;
27. Jangan mendahulukan kepentingan dunia daripada kepentingan akhirat;
28. Jangan kikir kepada saudara muslimmu yang meminta-minta sesuatu;
29. Dalam masalah agama, lihatlah orang yang lebih tinggi darimu. Namun dalam urusan dunia, lihatlah orang yang lebih rendah darimu;
30. Jangan berdusta;
31. Jangan bergaul dengan setan;
32. Tinggalkan kebatilan dan jangan mengambilnya. Jika mendengar kebenaran, jangan disembunyikan;
33. Didiklah istri dan anakmu dengan sesuatu yang bermanfaat di hadapan Allah dan mendekatkan mereka kepada-Nya;
34. Berbuat baiklah kepada tetangga-tetanggamu;
35. Jangan memutuskan tali silaturahmi dengan kerabat dan saudaramu;
36. Jangan melaknat seorang pun dari makhluk Allah;
37. Perbanyaklah bacaan tasbih, tahlil, tahmid, dan takbir;


38. Bacalah Al-Qur'an setiap saat, kecuali saat sedang junub;
39. Hadirilah sholat Jum'at, sholatlah berjama'ah, dan sholat dua hari raya;
40. Tinggalkan ucapan dan perbuatan yang seandainya diucapkan dan dilakukan orang lain kepadamu, kita tidak akan menyukainya."

Salman r.a. bertanya, "Ya Rasulullah, apakah pahala yang diperoleh karena 40 hadits ini?"

Rasulullah SAW menjawab, "Demi Dzat yang mengutusku sebagai nabi yang hak, sesungguhnya Allah SWT akan menggiringmu pada hari kiamat bersama para nabi dan ulama. Siapa yang mempelajari dan mengajarkannya kepada orang lain, pahalanya lebih baik daripada dunia dan seisinya. Demi Dzat yang mengutusku sebagai nabi yang hak, siapa yang menghafalnya dan mengharapkan keridhoan Allah atasnya, Allah akan melilitkan cahaya kepadanya sehingga ia dikagumi umat terdahulu dan umat belakangan karena keindahan, kewibawaan, dan keanggunannya. Itu merupakan karunia Allah untuknya. Demi Dzat yang mengutusku sebagai nabi yang hak, siapa yang menghafalnya, Allah akan mengizinkannya memberi syafaat kepada 40.000 orang yang diharuskan masuk neraka. Demi Dzat yang mengutusku sebagai nabi yang hak, siapa yang menghafalnya dan mengajarkannya kepada orang lain, pada hari kiamat nanti Allah SWT akan memberinya pahala 40 orang wali abdal. Untuk setiap hadits yang dihafalnya, Allah SWT memberikan 1000 malaikat yang membangun istana yang rindang untuknya di surga. Demi Dzat yang mengutusku sebagai nabi yang hak, siapa yang menghafalnya dan hafalannya dimanfaatkan orang lain, Allah mengharamkan jasadnya masuk neraka. Pada hari kiamat nanti, hafalannya menjadi cahaya yang akan mengamankannya ketika menghadapi kekagetan terbesar. Allah pun akan menyelamatkannya dari perhitungan amal. Baginya, Allah pun akan memberikan derajat para ulama dan duduk beserta mereka. Allah akan memberikan kepadanya apa yang diberikan kepada mereka (ulama)."


Gimana akhi & ukhti? Subhanallah ya.. :')
Oh iya mau mengingatkan aja, yang dimaksud menghafal itu bukan hanya sekadar menghafal kalimat-kalimat yang ada di hadits itu loh ya. Pastinya kita juga harus mengamalkan dan menerapkannya di kehidupan kita untuk bisa mendapatkan pahala & keutamaan dari hadits tersebut. Jadi, yuk kita coba menjalankan 40 pesan Rasulullah SAW di atas untuk menjadi muslim & muslimah yang lebih baik lagi :)


Kamis, 01 Agustus 2013

Artikel Islami : Salah Kaprah Idul Fitri "Minal Aidzin"

Tidak ada komentar
Assalamu’alaikum ukhti….. akhi…..

Nggak kerasa ya kita udah memasuki minggu terakhir bulan RamadhanL rasanya belum mau berpisah nih….. masih mau banyak-banyak mencari bekal akhirat… tapi ada baiknya kita jangan bersedih. Berdoa saja agar semua amal ibadah kita dibulan Ramadhan kali ini bisa diterima oleh Allah SWT. dan kita bisa bertemu lagi dengan Ramadhan tahun depan, tahun depannya lagi, dan bertahu-tahun kemudian lagi. Amin Allahuma Amin.

Biasanya saat lebaran itu banyak kerabat yang saling meminta maaf dengan mengucapkan minal ‘aidin wal faizin yang berarti mohon maaf lahir dan batin. Yakan? Tapi tau nggak sih, sebenarnya pengucapan itu kurang tepat iho.

“Ah iya apa?”

“Masa sih? Sok tau deh!”

“Masa orang minta maaf dibilang nggak tepat sih?”

Berhubung tidak ada seorangpun yang tahu apakah amalan kita dibulan Ramadhan diterima atau tidak, agaknya kata “Minal ‘Aidin wal Faizin (mohon maaf lahir dan batin)” dirasa kurang pas. Maka dari itu Rasulullah mengajarkan kita untuk mengucapkan tahniah atau ucapan selamat untuk sesama muslim yang bertemu di hari Idul Fitri dengan “TAQOBALALLAHU MINNA WAMINKA (WAMINKUM), WAJA’ALANA MINAL ADIN WAL FAIZIN” yang berarti “Semoga Allah menerima amaliyah ramadhan saya dan ramdhan anda/kalian, dengan demikian kita akan menjadi orang yang kembali (kepada agama) dan orang yang berbahagia karena telah beroleh kemenangan.”

Tau nggak sih? Walaupun kalimat minal ‘aidin wal faizin yang udah sangat terkenal dan sering kita ucapin pas Idul Fitri tuh nggak sedikit yang salah iho dalam pengejaan dan penulisannya. Terus penulisan yang benarnya gimana dong? Penulisan yang benar secara kaidah fonologisnya ialah Minal ‘Aidin wal Faizin. Sementara penulisan yang benar secara EYD (ejaan yang disempurnakan) ialah Minal Aidin wal Faizin. Nggak sedikit iho yang menuliskan minal aidzin wal faidzin, atau minal aizin wal faizin, bahkan minal aidin wal faidin.

“Emang kenapa sih? Kan yang penting bunyinya sama?”

“Sepele kali kan cuma nambah ‘dz’ doang.”

“Ah kayak yang diucapin tau aja kita salah apa enggak.”

Wah pemikiran kayak gini harus dihilangin nih. Walaupun bahasa Arab bukan bahasa utama di Indonesia, tapi sebagai umat muslim kita harus tahu. Penambahan ‘dz’ berarti kita menggunakan huruf dzal padahal sebenarnya penulisannya menggunakan huruf dal yang dilambangkan dengan huruf ‘d’ iho.

“Emang penting ya?”

Tentu saja penting. Karena salah penulisan ataupun penambahan/pengurangan/perubahan huruf akan berimbas pada arti dan makna kata itu sendiri. Contohnya aja kalau ada laki-laki yang mau ngerayu ibunya, “Mom, you’re just like an angle.” ”Loh bang? Kok umi kayak sudut?” “Angle mi….. eh iya deh hehehe maaf ya mi maksud abang angel.” Nah kan nggak jadi deh ngerayu ibu tersayang 

Tapi memangnya ngucapin “Minal ‘Aidin wal Faizin (mohon maaf lahir dan batin)” tuh bener-bener nggak boleh ya?

Sebenarnya boleh-boleh aja kok, cuma kayaknya kurang pas aja. Kalau kita lihat berdasarkan arti kata-per-katanya, kata lahir dalam bahasa Indonesia ini berasal dari kata al-dhohiru dalam bahasa Arab yang artinya tampak wujudnya. Sedangkan kata batin dalam bahasa Indonesia berasal dari kata al-bathinu dalam bahasa Arab yang berarti tidak tampak wujudnya.

Jadi secara semantik, kalimat mohon maaf lahir dan batin berarti mohon maaf atas kesalahan yang tampak maupun yang tidak tampak. Hmmm agak ghaib nggak sih? Hehehe rasanya kita kayak ngucapin maaf ke paranormal yang bisa “ngeliat” hal-hal yang nampak dan nggak nampak. Kayaknya akan lebih mudah dipahami dan diterima juga lebih baik kalau kita ngucapin mohon maaf atas segala kesalahan baik yang disengaja maupun nggak disengaja :D

Kiranya sekian dulu yang bisa kami sampaikan. Mohon maaf apabila ada kesalahan dan kekurangan baik dalam penulisan maupun penyampaian. Sesungguhnya kami tidak bermaksud menggurui, hanya bermaksud menyampaikan.

Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. dan kita bisa kembali fitri pada 1 Syawal nanti. Amin, Insya Allah.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Sumber:

Artikel Islami : Salah Kaprah Idul Fitri

Tidak ada komentar
Assalamu’alaikum ukhti wa akhi :D

Nggak terasa ya sebentar lagi kita akan meninggalkan bulan suci Ramadhan. Bagi sebagian besar orang ini merupakan suatu kesedihan, tetapi kita harus terus menatap ke depan karena dengan berakhirnya Ramadhan itu artinya kita akan menuju hari kemenangan pada 1 Syawal 1434 H. Semoga kita diberi kesehatan dan umur panjang oleh Allah SWT. agar dapat berjumpa dengan Ramadhan ditahun mendatang, Amin, Insya Allah.

Kebanyakan orang Indonesia dengan suka cita akan menyambut Idul Fitri dengan serba serbi baru. Mulai dari pakaian baru, celana baru, sepatu dan sandal baru, ketupat yang baru dimasak, opor ayam yang baru matang, sampai siap-siap mendapat thr atau angpao baru hehehe.

Seluruh muslim di dunia pastinya ingin kembali fitri kan? Eits hati-hati loh jangan sampai salah mengartikan ya. Fitri disini bukan fitri dari kata fithroh yang berarti bersih atau suci. Kata fitri yang dimaksudkan dalam “Idul Fitri” ialah berasal dari kata fithr (fathoro-yafthuru-ifthor) yang artinya berbuka. Jadi hari raya Idul Fitri yang kita rayakan setiap 1 Syawal itu artinya kembali berbuka setelah berpuasa selama satu bulan penuh lamanya. Makanya sebelum kita melaksanakan shalat Idul Fitri kita dianjurkan untuk makan dan minum terlebih daluhu.

Bahkan ada yang menyebut Idul Fitri itu sebagai HARI RAYA BERBUKA PUASA iho J

Sebenarnya kalau diartikan “kembali bersih/suci” juga boleh-boleh saja, tapi rasanya agak berat dan spekulatif. Kenapa? Karena kita kan tidak tahu apakah seluruh amal ibadah kita khususnya puasa Ramadhan kita diterima oleh Allah SWT. atau tidak, yakan? Kalau Alhamdulillah seluruh amal ibadah kita selama bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT. maka dosa-dosa kita akan dihapuskan dan menjadikan kita sebagai orang yang bersih/suci seperti bayi yang baru lahir.  Tapi kalau nggak? Rasanya agak kurang pas bukan.

Seperti yang dikatakan Rasulullah SAW. melalui sabdanya: “Bahwa sungguh betapa banyak orang yang berpuasa tetapi karena tidak dilakukan dengan keimanan dan perhitungan (ikhtisaban) maka yang akan diperolehnya hanyalah rasa lapar dan dahaga saja.” Berdasarkan sabda ini sudah jelas bahwa diterima atau tidaknya amal ibadah kita, khususnya puasa Ramadhan hanya Allah SWT. –lah yang tahu.

Kata fitri ini juga harusnya berlaku pada zakat yang biasanya kita lakukan pada akhir bulan Ramadhan. Taukan dengan istilah zakat fitrah? Sebenarnya istilah fitrah disitu kurang tepat iho, yang lebih tepat ialah kata fitri. Sehingga yang benar ialah zakat fitri.

“Tapi kenapa sih?”

Pada zaman ketika Rasulullah SAW. masih hidup, Beliau tidak ingin ada orang yang tidak makan setelah berpuasa selama satu bulan penuh lamanya. Baik itu orang yang berlebih, berkecukupan maupun yang kekurangan. Jadi, kembali lagi ke arti fitri yang dimaksud ialah berbuka, maka dari itu istilah zakat fitri dimaknakan dengan kembali makan.

Dari Abu Hurairah berkata: Bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda. “Shaum/puasa itu ialah pada hari kamu berpuasa, dan (Idul) Fithri itu ialah pada hari kamu berbuka. Dan (Idul) Adlha (yakni hari raya menyembelih hewan-hewan kurban) itu ialah pada hari kamu menyembelih hewan.”(Hadits Sahih. Dikeluarkan oleh Imam-Imam: Tirmidzi No. 693, Abu Dawud No. 2324, Ibnu Majah No. 1660, Ad-Daruquthni 2/163-164 dan Baihaqy 4/252).

Kiranya sekian dulu yang bisa kami sampaikan. Mohon maaf apabila ada kesalahan dan kekurangan baik dalam penulisan maupun penyampaian. Sesungguhnya kami tidak bermaksud menggurui, hanya bermaksud menyampaikan.

Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. dan kita bisa kembali fitri pada 1 Syawal nanti. Amin, Insya Allah.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Sumber:

Selasa, 09 Juli 2013

Artikel Islami : Nikmat Shalat Tarawih dan Puasa Ramadhan

Tidak ada komentar
          Assalamu'alaikum Wr. Wb. ya ukhti wa akhi. 

         Alhamdulillah hari ini seluruh umat Islam di Indonesia mulai melaksanakan ibadah puasa, ya walaupun ada beberapa saudara kita yang sudah memulainya beberapa hari lebih awal. Maka dari itu keluarga besar IRMAS AL-KAUTSAR dan SMAN 2 Kota Tangerang Selatan ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Baik secara lisan maupun perbuatan, mohon maaf lahir batin ya :)

          Seperti yang sudah difirmankan Allah dalam surah Al-Baqarah ayat 183 yang berbunyi:
                    
 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan bagimu berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan pada orang2 sebelum kamu. Mudah2an kamu bertakwa” (Al -Baqarah:183)

   

Selasa, 26 Maret 2013

Artikel Islami : Kandungan Surat Al-Kautsar

Tidak ada komentar
Assalamu'alaikum wr wb.
Apa kabar akhii & ukhti? Semoga sehat wal'afiat dan selalu berada di dalam lindungan-Nya. Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas tentang kandungan Surat Al-Kautsar. Nah sama seperti namanya nih, Irmas Al-Kautsar. Supaya bisa mengerti makna dan arti dari nama "Al-Kautsar", yuk simak bacaan berikut...

Surat Al-Kautsar adalah surah yang terdiri dari 3 ayat dan tergolong surat Makkiyah (surat yang diturunkan sebelum hijrahnya Rasulullah SAW ke Madinah). Penamaan surah ini diambil dari kata terakhir dari ayat pertama yaitu Al-Kautsar.

 إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ. فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ . إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ

"Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak. Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah). Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah)" (Q.S. Al-Kautsar ayat 1-3)

Minggu, 24 Februari 2013

Artikel Islami : Uwais Al Qarni

Tidak ada komentar
Assalamualaikum wr.wb. teman-teman,
hari ini aku mau nge-share cerita tentang salah seorang penghuni syurga ia sangat terkenal di langit, ia adalah orang yang sangat-sangat berbakti dan menyayangi ibunya juga sangat taat dalam beribadah ia bernama Uwais Al Qarni, kalau begitu mari kita memulai ceritanya...

Minggu, 17 Februari 2013

Artikel Islami : cerita Islam"Hari Ini Hari Terakhirku" (Bagian III)

Tidak ada komentar
*lanjutan*

Hanan memandangku dalam saat aku menceritakan itu. Wajahnya telah dibasahi air mata sambil mengatakan, "Sejak saat itu, Huda benar-benar berubah. Ia mulai menjaga sholat lima waktuunya. Ia mulai meninggalkan sejumlah kawan-kawannya. Bahkan ketika ia menamatkan sekolahnya, ia mengubah niatnya untuk masuk ke Fakultas Perdagangan menjadi Fakultas Syariah, agar dapat mempelajari dengan benar prinsip-prinsip agama Islamnya. Kami memang dilahirkan tanpa ada yang membimbing kami menuju jalan yang benar. Ayahku hanya sibuk memikirkan bisnis, ibuku pesta-pesta, kakak laki-lakiku telah pergi untuk tinggal di Amerika."

Ia mengisahkan itu padaku, dan aku mendengarkannya dengan hati yang teriris-iris. Aku bahkan mulai berusaha menahan air mataku yang hampir berjatuhan. Namun ia  bersikeras menyatakan kesedihannya terhadap kondisi banyak keluarga muslim yang hidup seperti ini. Berapa banyak pemuda-pemudi yang lenyap dalam godaan setan, mereka tenggelam dalam kesenangan dunia.

Artikel Islami : cerita Islam"Hari Ini Hari Terakhirku" (Bagian II)

Tidak ada komentar
*lanjutan*

Masa liburan itu telah berakhir, dan semuanya bersiap-siap untuk kembali ke kampung halamannya. Aku pun pergi menemui mereka untuk mengucapkan selamat tinggal. Selama beberapa saat aku duduk bersama mereka. Aku hanya mengenal 3 orang saja dari mereka, sedangkan yang lainnya aku hanya mengenali nama-nama mereka saja. Dan Huda adalah salah satu dari mereka yang hanya kukenali namanya saja, tanpa aku mengetahui siapa orangnya. Masing-masing mereka bercerita tentang pengalaman mereka selama liburan, yang menyenangkan ataupun tidak.

Akhirnya tibalah giliranku untuk bercerita. Di sinilah aku benar-benar merasa yakin bahwa sudah tiba waktunya untuk melakukan sesuatu, hingga Allah memberiku petunjuk sebuah ide. Aku berdiri di depan mereka semua dan mengatakan, "Aku tidak punya cerita atau kisah, tapi aku punya sebuah permainan yang akan kita mainkan bersama, dan ada beberapa pertanyaan yang akan aku lontarkan, tapi dengan syarat kalian harus menjawabnya dengan jujur. Bagaimana menurut kalian?"

Artikel Islami : cerita Islam "Hari Ini Hari Terakhirku" (Bagian I)

Tidak ada komentar
Assalamu'alaikum akhii wa ukhti,
Di posting kali ini, kami ingin berbagi cerita yang dikutip dari sebuah buku berjudul "CHICKEN SOUP Untuk Remaja" karya Syaikh Abdullah Muhammad. Buku ini memuat kumpulan kisah nyata para pemuda-pemudi yang hidup dalam zaman modern seperti sekarang ini yang mendapatkan rahmat Allah sehingga dapat terhindar dari budaya modern yang tampak indah namun ganas. Kisah perjalanan dan pengalaman mereka benar-benar melimpahkan hikmah di jiwa-jiwa yang mau mengambil pelajaran. Nah, ini adalah salah satu kisah seorang gadis tentang amar ma'ruf nahi mungkar. Yuk disimak...

Senin, 11 Februari 2013

Artikel Islami : Perayaan Maulid Nabi itu Bid'ah Hasanah

Tidak ada komentar


Kita dianjurkan untuk bergembira atas rahmat dan karunia Allah SWT kepada kita. Termasuk kelahiran Nabi Muhammad SAW yang membawa rahmat kepada alam semesta. Allah SWT berfirman :
قُلْ بِفَضْلِ اللّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَلِكَ فَلْيَفْرَحُواْ هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ

“Katakanlah !, dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.’  (QS.Yunus : 58).

Ada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari. Hadits itu menerangkan bahwa pada setiap hari senin, Abu Lahab diringankan siksanya di Neraka dibandingkan dengan hari-hari lainnya. Hal itu dikarenakan bahwa saat Rasulullah saw lahir, dia sangat gembira menyambut kelahirannya sampai-sampai dia merasa perlu membebaskan (memerdekakan) budaknya yang bernama Tsuwaibatuh Al-Aslamiyah.

Jika Abu Lahab yang non-muslim dan Al-Qur’an jelas mencelanya, diringankan siksanya lantaran ungkapan kegembiraan atas kelahiran Rasulullah SAW. Maka bagaimana dengan orang yang beragama Islam yang gembira dengan kelahiran Rasulullah SAW ?

Berita Terpopuler

Member